Jakarta (KABARIN) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengaku momen yang paling ia rindukan saat Ramadhan adalah kesempatan untuk bersilaturahmi dengan berbagai pihak.
“Yang paling dirindukan begini, salah satu kelebihan Ramadhan di Jakarta itu kan silaturahimnya kuat sekali, sehingga safari Ramadhan-nya juga pasti akan berlangsung secara terus menerus,” ujar Pramono di Jakarta Utara, Senin.
Pada pekan pertama Ramadhan, ia sudah memiliki jadwal padat untuk bertemu berbagai pihak, mulai dari pejabat eselon 2 hingga rekan media di Balai Kota DKI Jakarta. Ia juga berencana bersilaturahmi dengan sejumlah kedutaan asing dan mengunjungi masjid-masjid di ibu kota.
Selain silaturahim, Pramono mengaku kerap merindukan hidangan khas Ramadhan seperti nasi briyani dan rendang.
“Kalau makanannya, yang paling utama kalau Ramadhan, nasi briyani, kemudian juga rendang, dan yang paling utama sebenarnya kalau Ramadhan itu lapar, pengennya banyak, begitu sudah buka, ternyata banyak yang tidak dimakan. Ini saya yakin dialami oleh kita semua,” tuturnya.
Pemprov DKI Jakarta pun menyiapkan sejumlah agenda untuk menyemarakkan Ramadhan hingga Idul Fitri. Salah satunya, pemberian insentif pajak bagi pusat perbelanjaan yang memberikan diskon kepada masyarakat.
“Ketika tanggal 18 Februari sampai dengan Idul Fitri, kami akan memberikan insentif pajak bagi beberapa pusat perbelanjaan kalau mereka memberikan diskon, supaya belanja di Jakarta juga menjadi lebih murah,” kata Pramono.
Dengan langkah ini, diharapkan daya beli masyarakat meningkat dan harga belanja lebih terjangkau selama Ramadhan hingga Idul Fitri di Jakarta.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026